” pratiwanggini . net “

Entries from February 2008

Pecundang ? Looser ?

February 27, 2008 · Leave a Comment

Ah entahlah apa namanya….

Entah kenapa setiap akan ada kegiatan dan dia kebagian tugas, selalu ada aja alasannya. Dan anehnya.. alasan itu disampaikan dengan amat sangat halusnya. Tapi teman… aku bisa merasakan bahwa pada banyak hal, kamu sebenarnya tak mampu. Padahal aku ingin kamu mau dan mampu.

Sejak aku mengenal kamu, betapa aku kagum karena kamu sepertinya wanita hebat. Kamu ngurusi anakmu sendirian, masih ngurus beberapa orang yang tinggal bersamamu, sementara suamimu terpaksa kerja berbeda kota denganmu yang membuatnya pulang hanya seminggu sekali untuk kalian. Dan kamu masih kerja fulltime. Ditambah kamu ada bisnis sampingan yang katamu lumayan lancar.

Ketika kemudian kita bekerja bersama, lambat laun aku mengenal dirimu. Kurasa dirimu pun mulai semakin mengenal aku. Awalnya aku cukup memanjakanmu. Hal-hal yang perlu dan harus kamu mengerti, aku selalu siap sediakan untukmu. Tapi aneh kurasakan.. lama-lama koq aku ngerasa bahwa kamu manja ya ??? Maunya aku suapi terus. Hanya sedikit usaha yang kamu lakukan untuk mendapatkan seperti yang aku punya. Bahkan, aku ngerasa bahwa kamu begitu”menjadi beban” untukku.

Teman,… aku ini gak pelit sama siapapun, even sama kamu. Tapi aku pelit sama orang yang manja.

Mungkin.. aku seolah mengharapkan orang lain bisa seperti aku (dalam hal-hal positif lho ya…). Aku mengerjakan sesuatu dengan berusaha menikmatinya sehingga tidak menjadikannya beban. Apa usahaku untuk itu ? Aku belajar, belajar, belajar… dst… Aku cari informasi disana sini. Semua  itu untuk membekali diriku, untuk mempersiapkan diriku ketika berhadapan dengan orang lain. Aku berusaha dan terus berusaha dengan segala keterbatasan yang aku miliki.

Sementara kamu bilang bahwa kamu bisa, bahwa kamu punya, bahwa kamu mampu..

Tapi koq ? Ujung-ujungnya kamu selalu memundurkan dirimu sendiri.

Aku tuh ingin kamu ungkapkan apa maumu. Aku gak suka dengan orang yang terlalu jaim. Aku lebih suka dirimu apa adanya. Tapi ternyata dirimu apa adanya adalah dirimu yang jaim itu. Tau gak bahwa ke-jaim-anmu itu justru menjadi beban buat aku ???? Serasa kamu menuntut banyak dari aku tapi tidak kamu ungkapkan terang-terangan, kamu selalu menyampaikannya dengan bahasamu yang terlalu halus itu.

Aku capek…..

Categories: bisnis
Tagged: